Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Kram

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Kram

Pernah enggak sih kamu terbangun tengah malam atau jadi susah berjalan gara-gara otot tungkai sakit dan kaku? Otot yang tiba-tiba nyeri dan sulit digerakkan seperti itu adalah tanda-tanda kram. Kram terjadi karena otot, ligamen, atau tandon meregang secara berlebihan. Sebelum tahu cara mengatasi kram, kayaknya kamu perlu tahu dulu penyebab otot kram.

Penyebab Kram

Setidaknya ada 5 hal yang menyebabkan otot jadi kram, antara lain

1. Kekurangan Cairan

Ketika bernapas, kita kehilangan cairan tubuh sebanyak 250-350 cc. Jumlah tersebut akan bertambah menjadi 1300-1350 cc ketika kita melakukan kerja berat. Kehilangan cairan tubuh seperti ini akan membuat kamu tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dan rawan salah melakukan gerakan yang berakibat kram.

2. Kekurangan Ion Tubuh

Alasan lain kurang minum dapat menyebabkan kram adalah karena di dalam air yang kita minum terkandung mineral yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan sel tubuh. Mineral yang sering juga disebut zat elektrolit itu seperti natrium, kalium, magnesium, sulfat, dan klorida.

Bila tubuh kekurangan zat elektrolit dampaknya adalah kontraksi otot tidak sinkron dan berpotensi menyebabkan kram.

3. Peredaran Darah Tidak Lancar

Otot yang berkontraksi juga membutuhkan aliran darah. Karena itu bila peredaran darah tidak lancar misalnya akibat terlalu lama duduk tanpa diselingi peregangan, hal tersebut juga dapat menimbulkan kram.

4. Cedera

Otot yang berkontraksi juga butuh pengondisian. Bila kamu sudah lama tidak berolahraga dan tiba-tiba melakukan gerakan yang membebani otot cukup berat, tekanan mendadak tersebut dapat menyebabkan otot jadi kram.

5. Hormon

Adanya gangguan hormon atau ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan tekanan pada saraf dan memicu kram.

Mencegah dan Mengatasi Kram

Setelah mengetahui penyebab otot kram, sekarang kamu bisa menerapkan cara-cara berikut ini untuk menghindari atau mengatasi kram otot.

1. Melakukan Pijatan Ringan

Lakukan peregangan untuk melemaskan otot sebelum beraktivitas dan sebelum tidur. Caranya, pijat pelan-pelan pangkal betis di bagian bawah dan telapak kaki. Selain membuat otot lebih rileks, pijatan ini juga dapat memperlancar aliran darah.

Kamu juga bisa merebahkan badan di tempat tidur dan mengangkat kaki ke atas bertopang pada dinding. Relaksasi seperti ini selama 15 menit juga baik untuk melancarkan peredaran darah.

2. Melakukan Gerakan Pelemasan

Jika kram terjadi saat kamu tidur malam atau berjalan kaki, jangan memperparah dengan menggerak-gerakkan kaki. Sebaliknya, usahakan untuk melemaskan kakimu.

Bila kamu sedang rebahan di tempat tidur, coba gerakkan kaki yang kram ke arah lantai. Berdirilah dengan bertumpu pada kaki yang tidak kram. Memposisikan kaki secara vertikal atau tegak dapat mengurangi rasa nyeri dan kaku karena aliran darah dapat bergerak lebih lancar.

Bagaimana jika kram otot terjadi saat sedang berjalan? Berhenti sebentar dan cobalah berjalan dengan posisi tubuh agak membungkuk. Posisi seperti ini dapat meringankan rasa nyeri karena kram. Jika kamu menggunakan sepatu hak tinggi, lepaskan sepatu untuk mengistirahatkan otot kaki sejenak.

3. Minum Cukup Air

Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu penyebab kram adalah karena tubuh kekurangan cairan. Karena itu biasakan minum cukup air setiap hari. Idealnya kebutuhan air per kilogram berat badan adalah 30 ml. Jadi jika berat badan kamu 60 kg, maka kebutuhan air harianmu adalah 60 kg x 30 ml = 1800 ml atau 1,8 liter.

Malas mengonsumsi air sebanyak itu? Coba siasati dengan minum infused water. Aroma buah yang segar dapat merangsang kamu minum dengan nikmat.

4. Menjaga Keseimbangan Ion Tubuh

Selain minum air, kamu juga wajib makan makanan yang mengandung elektrolit yang diperlukan tubuh. Buah seperti pisang kaya akan kandungan kalium yang baik untuk mencukupi kebutuhan ion.

Selain pisang, kamu juga dapat mengonsumsi alpukat, ubi, daun bit, kacang panjang, tomat, prune, yoghurt, kerang, dan air kelapa. Bahan-bahan makanan tersebut juga kaya akan zat kalium.

5. Istirahat yang Cukup

Jika kram terjadi, bisa itu tanda bahwa tubuhmu sudah lelah bekerja seharian. Hentikan sejenak aktivitas yang kamu lakukan dan lemaskan otot. Optimalkan juga tidur malam agar tubuh dapat asupan energi yang cukup untuk kembali bekerja keesokan harinya.

Apakah kamu mempunyai tips lain untuk mengatasi kram?

Kamu juga bisa baca juga nih Tips Mengatasi Tenggorokan Gatal

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama