• Jelajahi

    Copyright © Teknosia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bagaimana Cara Import Barang Dari Luar Negeri Ke Indonesia ?

    Admin
    Kamis, 06 Mei 2021, 08:10 WIB Last Updated 2021-08-20T02:26:15Z
    Baca Juga

    Bagaimana Cara Import Barang Dari Luar Negeri Ke Indonesia ? - Teknosia.net kali ini akan memberi info tentang proses tahapan import barang yakni cara impor barang, langkah impor barang dari luar negeri ke Indonesia.

    Bagaimana Cara Import Barang Dari Luar Negeri Ke Indonesia ?

    Cara Import Barang Dari Luar Negeri Ke Indonesia

    Adapun tahapan proses cara impor barang di luar negeri ke Indonesia ialah seperti berikut :

    1. Konsumen dan penjual berkomunikasi atau korespondensi, baik itu lewat e-mail, media sosial, fax, telephone atau medium komunikasi surat menyurat. Setelah konsumen dan penjual melakukan persetujuan harga dan tipe barang, karena itu konsumen ( importer ) membuat purchase order ( order pembelian ) atau sales contract untuk lindung nilai atau lindung harga. Supaya bebas dari peningkatan material bahan baku atau beda kurs.

    Baca juga : Inilah Perbedaan antara Pemimpin dan Bos

    2. Sesudah terwujud kesepakatan harga di atas tadi, karena itu sang importer selaku konsumen membuka L/C atau Letter Of Kredit selaku medium pembayaran. Jika di Indonesia, dapat lewat Bank MANDIRI atau BANK BCA Yang punyai partner di luar negeri. Bank MANDIRI ini posisi nya dalam perdagangan international selaku OPENING BANK.

    3. OPENING BANK kirim L/C CONFIRMATION ke bank koresponden di Malaysia, contoh nya BANK MAYBANK ( disebut CORRESPONDENCE BANK ). Yang isi nya jika uang sang importer atau konsumen telah di lock di Bank MANDIRI. Supaya order diolah atau diproduksi. Jadi pasti aman, sebab dana nya telah di pegang Bank MANDIRI. Risiko scam sangat kecil, sebab uang telah di lock.

    4. Pihak CORESONDENCE BANK atau BANK MAYBANK mengirim L/C ADVICE ke eksporer ( seller di Malaysia ). Menginformasikan jika ada pesanan dari Indonesia, uang telah ada. Order nya ini. Contoh nya mesin bubut. Jumlah demikian unit, spesifikasi nya semacam ini. Disana dijelaskan semua. Sesuai isi persetujuan awalnya barusan.

    5. Selanjutnya, pihak exporter mencairkan L/C nya yang dikirim oleh Bank MANDIRI tadi, lewat Bank MAYBANK. Biasanya ada yang full payment, ada yang down payment ( DP ). Untuk perumpamaan ini, anggap saja buyer mencairkan seluruh pembayarannya, sebab sang buyer telah bayar full. ( sebagai contoh saja ). Keadaan pembayaran bergantung persetujuan.

    6. Sesudah uang diterima dengan baik oleh exporter Malaysia, barang dikirim ke perusahaan perkapalan, karena itu ia akan membuat dan memperoleh dokumen2 export, umumnya berbentuk INVOICE, PACKING LIST, BILL OF LADDING dan lain-lain, dokumen ini diberikan oleh BANK MAYBANK selaku correspondence bank.

    Baca juga : 10 Hal yang dilarang dimasukkan ke CV

    7. Importer selanjutnya mengambil dokumen di atas, yang diberi oleh Bank MAYBANK lewat Bank MANDIRI, selaku bahan dokumen ambil/pengeluaran barang dari beacukai. Dan menyiapkan apa syarat buat pengeluaran barang itu, missal SERTIFIKAT SNI, IZIN BPOM, atau KARANTINA. Bergantung tipe barang nya.

    8. Importer lalu mengurusi impor cleareance atau pengeluaran barang dari bea cukai di tempat, dengan membuat Dokumen PIB ( Pemberitahuan Import Barang ). Importir sekalian bayar PDRI ( pajak dalam rangka import ) yang mencakup bea masuk dan pajak ini itu.

    9. Sesudah semua pajak, ongkos masuk dan ongkos yang lain beres, karena itu bea cukai keluarkan surat sakti yang bernama SPPB ( surat persetujuan pengeluaran barang ) untuk ambil barangnya di TERMINAL CARGO pelabuhan. Tanpa ada dokumen ini, karena itu barang tidak keluar.

    Baca juga :  6 Peluang Usaha Rumahan Dengan Modal di Bawah 500 Ribu

    Misalkan ada kekurangan jumlah barang atau permasalahan masalah barang, karena itu importer melapor ke perusahaan asuransi, misalkan barang ada yang hancur parah, atau terkena zat / cairan beresiko. Karena itu dapat di klaim ke perusahaan asuransi.

    Penutup

    Demikianlah gambaran singkat mengenai impor barang di luar negeri maupun cara import barang china, kurang lebih prosesnya semacam itu. Soal dokumen, bergantung barang apa yang di import. Tentu saja harus ada NIK dan API. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini